Awal bekerja di dunia pendidikan yaitu pada tanggal 5 Maret 2005, yang artinya saya sudah mengabdi sebagai tenaga kerja honorer atau kalau dulu di sebut Wiyata Bakti kurang lebih selama 20 tahun. Bermodal ijazah SMA, melamar ke sebuah sekolah dasar negeri di kota Depok sebagai guru pengajar mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Terlepas dari pro dan kontra janji politik Pak Prabowo yang paling diingat publik yaitu makan siang bergizi gratis, saya pribadi setuju dan sangat mendukung program pemerintah ini. Meskipun kedua anak saya yang bersekolah di SD dan SMP Negeri belum juga dilaksanakan di sekolahnya, tapi saya yakin hanya tinggal menunggu waktu saja. Ilustrasi Makan Siang Enak dan Bergizi Mengapa saya sangat mendukung program ini? Karena saya ingin anak-anak saya dan juga anak bangsa lainnya kembali terbiasa mengkonsumsi real food , yaitu makanan yang alami, tidak banyak di proses dan bebas dari bahan kimia tambahan. Karena, ketika saya melihat jajanan yang dijual di kantin sekolah, kebanyakan adalah makanan-makanan yang serba instant dan hasil olahan pabrik. Sebut saja nuget ayam, yang bentuknya saja sudah jauh dari rupa ayam. Beda dengan yang di sebut real food , kalau bahannya ayam ya masih terlihat seperti ayam, misal dada ayam, paha ayam, kepala ayam dan ceker ayam. Bandingkan dengan zaman saya sekol...