Pasar Kemiri Muka yang terletak di kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji - Kota Depok. Pasar tradisional yang mulai terkepung dengan banyak berdirinya pusat perbelanjaan modern dan apartmen-apartmen tetap menjadi pilihan warga Depok untuk memenuhi kebutuhan berbelanja sayuran dan lainnya. Foto ini diambil dari atas fly over Arif Rahman Hakim.
(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...
Pasar tradisional sepertinya akan ditinggalkan pelanggannya. Apalagi kalau pasar itu berada di kota besar
BalasHapus