Langsung ke konten utama

Nilai Pengetahuan (Rapor)

No Mata Pelajaran Kelas 4
Semester 1
Kelas 4
Semester 2
Kelas 5
Semester 1
Kelas 5
Semester 2
Kelas 6
Semester 1
Rata-Rata
5 Semester
1 Pendidikan Agama 0
2 PPKN 0
3 Bahasa Indonesia 0
4 Matematika 0
5 IPA/IPAS 0
Rata-rata Keseluruhan 0

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

sumber gambar internet

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich...

Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he.

Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Adegan pertama adalah percakapan antara Maria dengan Fahri tentang alif lam mim, saat maria bilang pada Fahri bahwa alif lam mim adalah wahyu Tuhan yang paling dahsyat, saat itu tiba tiba saya langsung mak deg, dan why?

Kenapa sosok Maria yang seorang Kristen bisa memahami Alloh dengan begitu hebat, dan sepertinya dia sangat mengenal Alloh, sementara saya ? saya bahkan meragukan pengetahuan tentang islam (saya langsung nangis waktu itu)

Selanjutnya adalah ketika Maria dan Fahri ada dalam trem dan maria bilang: "Aku suka Al-Quran, Fahri, bahkan aku hapal surat Maryam..." kemudian dia melafadzkan surat Maryam dengan indah.
ah kenapa Maria bisa begitu mencintai quran?

Tiba2 saya merasa sangat malu, malu dan iri sekali, kenapa saya tak bisa mencintai Quran sebesar Maria mencintai Quran yang bukan kitab sucinya.

Sangat malu ya Alloh, kemana saya selama 22 tahun ini, sebenarnya apa yang saya kerjakan, apa yang saya cari dan kemana saya membuang waktu saya yang begitu banyak?

Waktu itu saya udah sesenggukan dengan bahu terguncang sampai harus dipeluk ama teman yang kebetulan duduknya disebelah saya, he.. he.. malu-maluin katanya. Dan yang terakhir adalah ketika Fahri dipenjara dan merasa putus asa, sampai pada saat preman sekamarnya bilang, "lihat Fahri Alloh sedang berbicara kepada mu agar tidak sombong, Alloh sedang berbicara kepadamu tentang sabar dan ikhlas, sabar dan ikhlas itu Islam Fahri"

Selama ini saya lupa untuk ikhlas dan sabar menjalani kehidupan, masih saja selalu mempertanyakan nasib kepada Alloh hingga lupa bersyukur, ah saya malu buwanget. Sampai disini mungkin air matanya udah seember lebih + matanya segedhe balon, he he he

Benar kalo filmnya amat sangat juwauh dari novelnya (saya dah baca novelnya dulu ), tapi klo yang jauh lebih jelek ini bisa bikin saya tahu dan menyadarkan saya bahwa ternyata hidup itu wow indah bvanget, saya gak akan ragu untuk bilang "makasih ya Mas Hanung atas filmnya".

Tiba2 ada yang berubah, saya jadi pengen cepet2 sholat dan berdoa, pengen cepet2 minta maaf sama Alloh, dan paginya waktu saya denger temen serumah baca Quran saya mulai nangis lagi, tiba2 saya jadi suka mengucap dzikir saat loading kompi, saat nunggu mobil, saat antri toilet, juga kalau bengong, dan tiba2 suara orang baca al Quran terdengar indaaaaaah buanget.

Tiba2 hidup saya jadi seringan kapas dan terasa indah, ah iya tiba tiba tiap ada orang baca Quran airmata saya langsung keluar, apalagi kalo ada yang menyebut nama Alloh rasanya hati jadi bergetar dan deg-degan aneh ya.

Yang jelas ada doa yang saya gak akan lupa bilang sama Alloh untuk menjaga iman ini.
saya jagi inget 7 th yang lalu ketika saya abis baca Annida yang judulnya seribu hidayah,
saya merengek ama ibu biar di bolehin pake jilbab, rasanya indah buanget seperti dapeet hidayah lagi, jadi inget waktu masih aktif di rohis SMA, wow.

Eh maaf ya ceritanya ngelantur, jangan dimuat disitus soalnya ini cerita malu-maluin jaga rahasia ya, jadi makasih ya udah mau baca email yang tulisannya bisa bikin sakit mata ini he he he he he he
wassalam

(Tulisan dikirim oleh teman kuliah, mahasiswi berinisial Ana Mantovani 😎)
---
kakbayu: setiap tulisan yang dikirim kedalam relung hati dan kehidupan saya, akan saya posting 😁

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: