Akhir-akhir ini saya sering melihat video di Youtube yang menggiring opini sesat, tujuannya sepertinya hanya untuk mendiskreditkan agama yang dipeluk mayoritas masyarakat Indonesia. Dalam video dibahas bahwa tiap tahun orang Indonesia setor trilyunan ke Arab Saudi karena mereka menunaikan rukun Islam ke-5 yaitu pergi haji ke tanah suci. Gambar Ilustrasi : BAZNAS Narasi-narasinya dibuat seolah logis, menggiring opini bahwa naik haji adalah bisnis Arab Saudi dengan menjerat orang-orang yang mabuk agama. Ditambah pula dengan komentar-komentar dari kelompok mereka yang sepemikiran bahwa tidak perlu jauh-jauh, tanah di halaman rumah kita juga suci. Ada pula yang terlihat seolah bijak, memberi makan orang yang kelaparan jauh lebih mulia daripada pergi berhaji. Dan masih banyak lagi narasi-narasi yang disampaikan untuk menyudutkan rukun islam ke-5 ini. Semua itu membuat saya penasaran, apa iya negara Arab Saudi itu kaya raya karena orang dari seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia yang terb...
Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman pribadi mendaftarkan anak sekolah yang baru lulus SMP Negeri ke SMA Negeri di Kota Depok. Sebagaimana kita tahu, untuk SMA/SMK sederajat berada langsung di bawah Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat. Ilustasi PCMB Jawa Barat Carut Marut - AI Rupanya pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini ada gagasan yang dibuat oleh Kang Demul selaku Gubernur Jawa Barat, yaitu sekolah Maung dan tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang kemudian saya pelesetkan menjadi Prank Calon Murid Baru. Mengapa saya pelesetkan? Tentu mungkin diantara para pembaca sudah mendengar beritanya di berbagai platform medsos, dimana tahapan PCMB ini menjadi prank bagi calon murid baru termasuk anak saya. Beda kata Gubernur, Beda kata Sekolah Pada banyak video yang berseliweran di media online, Kang Demul menjelaskan bahwa tahap PCMB ini adalah tahap pemetaan, tujuannya supaya pemerintah Jawa Barat bisa melihat sebaran calon murid yang mendaftar ke suatu sek...