Langsung ke konten utama

Akhirnya terima penghasilan pertama sebagai ASN PPPK Paruh Waktu

Biasanya kalau ASN itu kan gajian tanggal 1 setiap bulannya, nah berhubung saya sudah diangkat jadi ASN tentu tidak salah kalau banyak diantara kami yang berpikir bahwa gajian itu sama seperti ASN yang lain, yaitu tanggal 1 setiap bulannya, ya kalau di awal tahun tanggal 1 nya merah, maka mungkin tanggal 2, atau setidaknya masih diawal-awal bulan.

Tapi baca-baca dari berita dan medsos rupanya berbeda, PPPK Paruh Waktu (PPPK-PW) pembayaran upahnya sama seperti saat masih honorer. Di daerah-daerah lain seperti Jawa Barat juga belum dibayarkan, dan di bayarkannnya di akhir bulan berjalan. Jadi kalau kerja di bulan Januari, maka dibayarkannya akhir Januari. Kerja bulan Februari, dibayarkannya akhir Februari. Okelah, tidak masalah, berarti akhir Januari akan terima upah. Berapa besarannya? Ramai di medsos dan berita bahwa banyak honorer di daerah lain yang ketika telah diangkat jadi PPPK-PW malah mendapatkan upah yang lebih rendah, tentu ini membuat beberapa kami menjadi resah. Jangan-jangan sama nasibnya dengan mereka.

Akhir bulan kok belum ada kabar juga kapan kami akan menerima upah pertama kami sebagai ASN, karena selain memang beberapa kawan uangnya sudah menipis untuk modal beli seragam Korpri dan atributnya yang harus dipakai saat pelantikan. Kami penasaran juga apakah upah yang kami dapatkan akan lebih besar, sama atau malah berkurang dibanding upah yang kami terima saat masih berstatus honorer. Bulan Januari pun berlalu, ternyata kami belum mendapatkan upah sampai masuk awal bulan Februari. Akhirnya, kami mendapatkan upah pada tanggal 9 Februari yang merupakan upah bulan Januari. Dan dalam notifikasi email yang dikirimkan dari aplikasi mBanking, ternyata upah kami masih disebut honor bukan gaji 😁 Jadi kami ini secara administratif sudah separuh ASN, tapi separuh lagi masih honorer, makanya mungkin di sebut paruh waktu, walaupun pada prakteknya kami bekerja full time bahkan over time. 😱

Beruntungnya, honor yang kami terima masih sama dengan honor kami sebelumnya. Dan beruntungnya lagi, di zaman walikota Bapak KH. Idris honor kami sudah ditingkatkan menjadi lebih baik. Dan beruntungnya lagi, Bapak Walikota Supian Suri pun tidak mengurangi honor kami. Tiga kali keberuntungan yang patut kami syukuri.

Saat saya mendengar ada PPPK-PW di daerah lain yang dibayar misalnya Rp 350.000, saya pribadi sudah mendapatkan lebih dari 10 kali lipatnya sejak jadi honorer, sejak zaman walikota Bapak KH. Idris.

Dari zaman Bapak KH. Idris, selain honor kami yang ditingkatkan besarannya, kami pun mendapatkan jaminan sosial BPJS Kesehatan kelas 1 (sekeluarga), BPJS Ketenagakerjaan dan THR tiap hari raya. Nah saat diangkat jadi PPPK-PW di zaman Bapak Supian Suri, sepertinya kami tidak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan lagi, karena kami didaftarkan ke Taspen. Dan beruntungnya lagi (4 kali beruntung), saldo JHT kami di BPJS Ketenagakerjaan jadi bisa dicairkan, lumayan buat modal trading saham😁

Saya patut mensyukuri sebagai warga Depok, yang lahir di Depok dan cari makan di Depok serta diangkat jadi ASN PPPKPW di Depok juga, dimana penghasilan yang kami terima jauh lebih baik dibanding daerah lain yang saya baca dari berbagai berita online dan medsos sangat "menyedihkan". Sudah sepatutnya kita bersyukur dan meningkatkan kinerja kita untuk memajukan Kota Depok. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi, karena setiap orang pasti ingin perubahan kearah yang lebih baik dalam kehidupannya.

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich... Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he. Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: