Langsung ke konten utama

Nilai Pengetahuan (Rapor)

No Mata Pelajaran Kelas 4
Semester 1
Kelas 4
Semester 2
Kelas 5
Semester 1
Kelas 5
Semester 2
Kelas 6
Semester 1
Rata-Rata
5 Semester
1 Pendidikan Agama 0
2 PPKN 0
3 Bahasa Indonesia 0
4 Matematika 0
5 IPA/IPAS 0
Rata-rata Keseluruhan 0

Cara mengecek Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) secara mandiri

Setiap tahun ajaran, saya selalu kedatangan alumni atau orang tuanya untuk meminta bukti NISN ke sekolah saya, kebetulan saya bertugas di sebuah sekolah dasar di kota Depok sebagai tenaga operator juga selain mengajar.

Ketika ada siswa yang ingin meneruskan ke jenjang SMA/SMK, beberapa dari mereka akan datang lagi ke SD untuk meminta bukti NISN karena permintaan sekolah yang bersangkutan dan kartu NISN siswa tersebut tidak ada. Padahal, jika mereka mau, mereka dapat mengeceknya sendiri. Begitupun dengan pihak sekolah SMP atau SMA nya, mengapa masih harus menyuruh mereka mengecek ke SD? Padahal kan setiap awal anak mau masuk kesekolah tersebut, anak dimintakan nomor NISN, mengapa dikemudian hari (biasanya saat daftar ulang kelas IX dan kelas XII atau saat masuk kelas X) anak harus diminta datang ke SD nya untuk meminta bukti NISN lagi? Ini yang sebenarnya membuat saya bingung. Selama siswa tersebut sekolah disana apakah tidak digunakan NISN nya pada aplikasi Dapodik mereka?

Tapi baiklah tidak usah diperdebatkan, berikut akan saya berikan cara untuk mengecek NISN siswa secara mandiri dan mencetaknya untuk kemudian diserahkan ke sekolah yang bersangkutan.


Pada SKHUN terdapat QR Code yang dilingkari merah, gunakan aplikasi pembaca QR Code pada smartphone kamu untuk men-scan-nya. Bisa di download di Android market atau Bursa pada Windows Phone. Nanti akan muncul nama kamu, nomor ujian, nilai dan termasuk NISN kamu.

SKHUN

Lalu buka website http://nisn.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul tampilan seperti berikut:
cara mengetahui NISN


Setelah itu, pilih Data Siswa akan muncul tampilan seperti berikut:


Lakukan Pencarian Berdasarkan NISN, lalu masukan NISN kamu dan klik Cari. Jika sudah muncul hasilnya, silahkan di print out untuk diberikan kesekolah kamu sebagai bukti sah kamu pemilik NISN tersebut.

Namun jika kamu tidak mengetahui NISN kamu karena mungkin tidak mempunyai smartphone dengan aplikasi pembaca QR Code, kamu bisa melakukan Pencarian Berdasarkan Nama, dan akan muncul jendela seperti ini:
cara mengetahui NISN

Isikan Nama Siswa, Tempat Lahir dan Tanggal Lahir sesuai akte kelahiran, lalu klik Cari. Jika sudah muncul hasilnya, silahkan di cetak dan berikan ke sekolah kamu.

Kalau sudah bisa secara mandiri kan tidak perlu datang lagi ke SD, apalagi kalau kamu sekolah di luar kota, lalu datang ke Depok cuma untuk mendapatkan bukti NISN, sepertinya akan mahal di ongkos.

Semoga bermanfaat :)

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich... Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he. Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: