Langsung ke konten utama

Nilai Pengetahuan (Rapor)

No Mata Pelajaran Kelas 4
Semester 1
Kelas 4
Semester 2
Kelas 5
Semester 1
Kelas 5
Semester 2
Kelas 6
Semester 1
Rata-Rata
5 Semester
1 Pendidikan Agama 0
2 PPKN 0
3 Bahasa Indonesia 0
4 Matematika 0
5 IPA/IPAS 0
Rata-rata Keseluruhan 0

Silaturahim dengan orang tua dan saudara

almira
Mira gak bisa diam
Silaturahim adalah hal yang penting, apalagi ketika Idul Fitri, saking ingin menyambung silaturahim, maka munculah budaya mudik di Indonesia. Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan bentangan wilayah yang luas serta penduduk yang tersebar, maka jika sudah waktunya menyambung silaturahim dihari yang fitri ini, berbondong-bondonglah mereka kembali ke kampung halamannya. Ketempat orang tua, sanak saudara dan handai taulan.

Saya dan istri pun demikian, tapi berhubung orang tua semuanya sudah di daerah Depok, ya jadi gak perlu mudik segala. Hari kedua kerumah ibu saya, kebetulan ibu saya sudah janda, bapak sudah lama meninggal. Kemudian hari ke tiga kerumah mertua di Citayam, dan dilanjutkan pergi ke Bojong Gede. Disini saya bertemu dengan om-om saya, adik-adik dari almarhum bapak.


foto keluarga
Mira, Om Parno dan Bu Lik
Ketika bersama mereka, rasanya saya seperti mendapati kehadiran bapak, guratan-guratan wajah mereka seperti bercerita tentang bapak. Apalagi kalau sedang ngobrol dengan om Parno, sangat-sangat mirip dengan bapak, apalagi keduanya sama-sama anggota TNI, om di TNI-AD sedangkan bapak di TNI-AL (Marinir). Gaya bicaranya hampir-hampir sama, disitulah saya suka menerawang jauh kemasa lalu tentang masa kecil dan masa muda bapak dan adik-adiknya ini, mulai dari kehidupannya di Gombong, Surabaya sampai ke Jakarta. Masa kecil yang sulit karena masih jaman perang.

Saya pernah ingat cerita ketika bapak saya masih kecil, beliau dibawa oleh kakek saya menggunakan karung, kemudian dilemparkan ke sungai agar selamat dari kejaran tentara musuh. Sampai kemudian bapak bergabung menjadi militer sukarela kalau gak salah waktu itu jaman Trikora dan kemudian bergabung dengan KKO TNI-AL dengan memalsukan tanda tangan orang tuanya. Dulu kalau mau masuk TNI bebas biaya, asal mau ikut perang aja :)

Kalau dalam Islam, silaturahim penting, mengunjungi teman atau saudara orang tua kita yang sudah meninggal dan berbuat baik kepada mereka sangat dianjurkan.

kko - marinir
Foto-foto almarhum bapak
Pada kesempatan ini, saya selaku Admin kakbayu.web.id ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1436H, mohon maaf lahir dan bathin kepada para pengunjung sekalian.
Salam Blogger Indonesia !

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich... Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he. Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: