Langsung ke konten utama

Nilai Pengetahuan (Rapor)

No Mata Pelajaran Kelas 4
Semester 1
Kelas 4
Semester 2
Kelas 5
Semester 1
Kelas 5
Semester 2
Kelas 6
Semester 1
Rata-Rata
5 Semester
1 Pendidikan Agama 0
2 PPKN 0
3 Bahasa Indonesia 0
4 Matematika 0
5 IPA/IPAS 0
Rata-rata Keseluruhan 0

Habis Ikutan UKG nih....

UKGKemarin (12/11) saya mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) di SMPN 5 Depok. Bagi saya yang cuma guru non PNS, UKG ini sepertinya tidak memiliki pengaruh langsung terhadap "nasib" saya, lagian juga saya belum sertifikasi, untuk apa coba? Tapi karena ini merupakan program pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan, maka saya tetap mengikuti dengan senang hati.

Saya sendiri disekolah adalah guru bidang studi Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta tugas tambahan sebagai Operator Dapodik. Disini saya memilih mata ujian guru kelas atas Sekolah Dasar. Pendidikan saya sendiri S1 Pendidikan Matematika. Target UKG kali ini yang ditentukan Kemendikbud adalah mencapai nilai 55. Ya kalau bagi saya mau nilai berapapun tidak berpengaruh, tapi yang penting untuk mengukur kemampuan pedagogik dan profesional saya, toh saya hanya guru amatir (belum sertifikasi guru profesional).

hasil UKGSaya tidak menyiapkan diri secara khusus untuk menghadapi UKG ini, soalnya itu tadi, tugaas tambahan sebagai operator sekolah sangat-sangat menyita waktu. Mulai dari urusan tenaga pendidik, kesiswaan, keuangan BOS, aset, dan lainnya sudah menjadi rutinitas bagi seorang operator sekolah. Pekerjaan yang menumpuk juga tidak memungkinkan saya berlatih simulasi online UKG atau baca-baca materi tentang keguruan dan kependidikan. Tapi mudah-mudahan sisa-sisa ingatan bekas kuliah dulu bisa "menolong" saya.

Sampai ditempat UKG, ternyata jumlah soalnya ada 80, terdiri dari 24 soal pedagogik dan 56 soal profesional, ini pertama kalinya. UKG dimulai, dan Alhamdulilah saya dapat menjawab benar soal pedagogik sebanyak 18 dan soal profesional sebanyak 39. Secara hitungan saya mendapatkan nilai:
(18+39) / 80 x 100
57 / 80 x 100 = 71,3

Alhamdulillah, setidaknya saya telah berhasil melampaui target 55 meskipun tidak ada pengaruhnya bagi guru non PNS seperti saya ini.

Update:

Ternyata nilai UKG online yang saya peroleh:
Pedagogik 89,2857142
Profesional 82,9081632
Nilai Total 84,8214

Gak jelek-jelek amat untuk seorang operator sekolah.

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich... Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he. Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: