Langsung ke konten utama

Nilai Pengetahuan (Rapor)

No Mata Pelajaran Kelas 4
Semester 1
Kelas 4
Semester 2
Kelas 5
Semester 1
Kelas 5
Semester 2
Kelas 6
Semester 1
Rata-Rata
5 Semester
1 Pendidikan Agama 0
2 PPKN 0
3 Bahasa Indonesia 0
4 Matematika 0
5 IPA/IPAS 0
Rata-rata Keseluruhan 0

Portofolio 7 Februari 2018

#YukNabungSahamSetelah lama gak update posisi portofolio, kali ini saya akan kembali melakukan update portofolio saham saya per penutupan sore hari ini. Alhamdulillah saya mulai bisa mengendalikan diri dalam menabung (investasi) saham. Dalam artian saya terus belajar meningkatkan kemampuan pengetahuan sehingga bisa berpikir lebih logis dan lebih penuh perhitungan ketika ingin membeli sebuah saham. Dan proses belajar ini tidak boleh sampai berhenti ! Setelah setahun yang lalu saya memposting portofolio saham saya yang berantakan di sini, dalam rentang setahun itu saya tidak berhenti belajar. Banyak yang mengatakan kalau ingin belajar investasi / trading saham kita harus memiliki mentor. Namun di zaman serba online, kita bisa menemukan banyak mentor di Youtube yang membagi pengetahuannya secara cuma-cuma meskipun ada diantara mereka yang juga "jualan" seminar bagi yang beminat mengikutinya. Berikut portofolio saham saya yang saya screen shoot dari aplikasi eSmart BNI Sekuritas:

portofolio saham

Jumlah saham yang saya koleksi saat ini hanya 5, mengingat sebagai pemain ritel modal juga gak besar. Dan dengan jumlah saham yang "sedikit" pun mengontrolnya jadi lebih mudah. Kedepannya saya usahakan jumlah saham yang saya koleksi hanya maksimal 10 saja, sesuai dengan perkembangan modal saya.

Sekali lagi saya ingin sampaikan bahwa yang paling penting dalam menabung (investasi) saham yaitu pengalaman dan belajar. Pengalaman membentuk keahlian dan belajar membentuk pengetahuan. Keduanya sangat penting dimiliki oleh kita dalam menekuni suatu pekerjaan, termasuk investasi saham ini. Jangan pernah merasa cukup dan merasa pintar !

Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan BI Rate, The Fed, dan IHSG: Mengapa Penting untuk Diketahui?

(Gambar : Okezone Ekonomi) Kondisi ekonomi global dan domestik sangat mempengaruhi pasar keuangan Indonesia, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dua faktor utama yang sering menjadi sorotan para pelaku pasar adalah BI Rate (suku bunga acuan Bank Indonesia) dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat. Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan antara BI Rate, The Fed, dan IHSG? Mari kita bahas lebih lanjut. Apa Itu BI Rate dan The Fed? BI Rate adalah suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. BI Rate menjadi acuan bagi suku bunga perbankan dan lembaga keuangan lainnya di Indonesia, sehingga berpengaruh terhadap suku bunga kredit dan tabungan masyarakat. The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang menetapkan suku bunga acuan atau yang dikenal sebagai "The Fed Rate." Kebijakan suku bunga The Fed memiliki dampak besar terhadap ekonomi global karena dolar AS merupakan mata uang cadangan dunia. Bagaimana Hubungan Antara BI Rate dan The...

Pengalaman Nonton Ayat-ayat Cinta

Coz webnya kakbayu nggak bisa dibuka ya udah jadinya saya krm in email aja, saya mo cerita nich... Hari jumat yang lalu saya nonton ayat2 cinta bareng ama temen, dan Subhanalloh, mata saya bengkak gedhe banget sekeluarnya dari bioskop, dan bengkak itu 2 hari baru bisa kempes, he he he he he. Sebenarnya saya nangis bukan karena jalan ceritanya, bukan karena Fahri yang begitu sempurna seperti halnya Aisha baik agama maupun hati dan akhlaknya, bukan juga karena nasib Maria yang begitu malang. Tapi ada dua adegan yang sampai sekarang kalo diinget saya masih tetep nangis.

Hati-hati SONY Fakedisk, Flashdisk Palsu di Lazada

Sebenarnya saya tidak mau posting ini, tapi saya rasa perlu kiranya pembaca ketahui bahwa hati-hati jika membeli flashdisk murah meskipun di toko online yang punya nama besar seperti Lazada. Karena ada saja merchant-merchant nakal yang suka menjual barang palsu. Saya baru saja membeli 3 buah flashdisk SONY 32GB MicroVault di Lazada seharga Rp. 60.000 – Rp. 70.000an per buah. Memang sih harga segitu terlalu murah dan seharusnya kita curiga. Tapi nama besar Lazada dengan layanan PERLINDUNGAN PEMBELI 100% serta JAMINAN KEPUASAN membuat saya mencoba membelinya dan ingin mengetahui lebih lanjut. Datanglah flashdisk SONY, atau boleh saya menyebutnya fakedisk SONY merk yang cukup terkenal dan sering dipalsukan. Ciri fakedisknya adalah sebagai berikut: